Author Archives: mohammadsholeh

RPP Mengoperasikan alat mesin pengupas kulit gabah

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

 

 

Mata Pelajaran : Pengoperasian Alat Mesin Penanganan Hasil Pertanian ( PAM PHP)

Kelas / Semester : 11/gasal/genap

Alokasi Waktu : 18 Jam Pelajaran

Standar Kompetensi : Mengoperasikan alat mesin pengupas kulit gabah (husker)

Kompetensi Dasar : 1. Mempersiapkan pekerjaan pengupasan kulit gabah

2. Memasang husker

3. Mengoperasikan alat mesin pengupas kulit gabah

4. Menyelesaikan pekerjaan dan merawat alat mesin pengupas kulit gabah

Indicator :

1) Prosedur pemeriksaan kondisi dan kelengkapan alat mesin pengupas kulit gabah (husker) dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk

2) Kesiapan alat mesin pengupas kulit gabah diperiksa secara teliti

3) Kondisi gabah dikenali dengan baik untuk meningkatkan efisiensi pengoperasian alat mesin

4) Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai

5) prosedur keselamatan kerja

6) Prosedur pemasangan husker dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk

7) Alat mesin pengupas kulit gabah diidentifikasi dan dibedakan berdasarkan spesifikasi teknis dan kapasitas.

8) Karakteristik husker diidentifikasi dan dibedakan berdasarkan spesifikasi teknis dan kapasitas

9) Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja

10) Prosedur pengoperasian alat mesin pengupas kulit gabah dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk.

11) Alat mesin pengupas kulit gabah dioperasikan dengan benar dengan meminimalkan kehilangan waktu kerja

12) Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja

13) Kondisi akhir pengupasan kulit gabah diperoleh sesuai standar

14) Prosedur perawatan alat mesin pengupas kulit gabah dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk

15) Alat mesin pengupas kulit gabah diperiksa secara teliti, terutama pada bagian yang bergerak relatif

16) Kerusakan ringan segera diperbaiki agar alat mesin pengupas kulit gabah berfungsi dengan baik dan layak untuk dioperasikan

17) Mengisi formulir laporan pekerjaan yang telah ditentukan

 

I Tujuan Pembelajaran :

 

1. siswa dapat memahami teori dasar alat mesin pengupas kulit gabah (husker)

2. siswa dapat menjelaskan macam, jenis dan fungsi alat mesin alat mesin pengupas kulit gabah (husker)

3. siswa dapat menyebutkan bagian-bagian alat mesin alat mesin pengupas kulit gabah (husker)

4. siswa dapat menjelaskan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara

mengatasinya pada alat mesin alat mesin pengupas kulit gabah (husker)

5. siswa dapat mengoperasikan alat mesin alat mesin pengupas kulit gabah (husker)

2 siswa mampu bekerja sesuai dengan keselamatan kerja

 

II Materi Ajar

RICE HULLER

I. Fungsi

Rice Huller berfungsi: sebagai alat mesin pengupas kulit gabah menjadi beras pecah kulit dan sekam

II. Bagian-bagian Alat:

  1. Hopper : untuk munampung gabah
  2. Pintu Pembuka dan Penutup : untuk membuka & menutup aliran gabah dari hopper ke ruang pengkupas (Rubber Roll)
  3. Lead Roll : untuk mengebarkan gabah ke pengkupas (Rubber Roll)
  4. Rubber Roll (ada 2 buah) : untuk mengkupas / pengkupas kulit gabah (sekam)
  5. Tangkai Pembuka Kasar : Membuka / merenggangkan / merapatkan Rubber Roll secara kasar
  6. Tangkai Pembuka Halus : untuk membuka / merenggangkan rubber roll secara halus
  7. Gear Box : untuk transmisi yang mengatur kecepatan dan arah putaran
  8. Pully Penggerak : tempat V- belt
  9. V-belt : untuk menghubungkan motor penggerak dengan mesin

10. Motor Listrik : sumber tenaga penggerak

11. Saluran Pengeluaran Depan : sebagai saluran penggeluaran beras

Pecah kulit

12. Saluran Pengeluaran Belakang : untuk mengeluarkan sekam

13. Saluran Pengeluaran Gabah ½ isi

14. Pengatur Udara : untuk memperbesar / memperkecil saluran pengembus udara

15. Rongga Udara

III. Prinsip kerja

Pengupasan kulit gabah oleh gesekan antara 2 buah Rubber Roll yang berputar berlawanan arah dengan gabah

IV. Mekanisme kerja

  1. Menyiapkan bahan dan alat
  2. Menimbang bahan
  3. Memasukkan bahan keHopper
  4. Menghidupkan motor poenggerak
  5. Mengatur tangkai pengatur kasar
  6. Membuka saluran pembuka Hopper.
  7. Mengatur Lead Roll
  8. Mengatur tangkai pengatur halus sesuai hasil yang diharapkan
  9. Mengatur udara.

10. Mengatur hasil pada saluran pengeluaran beras pecah kulit.

11. Membawa hasilnya ke Rice Poliser

Gangguan Kerja

Cara Mengatasi

Listrik mati

Tangkai pengatur kendor / kuarng pas

Pengatur Lead Roll kurang pas

Rubebber Roll kendar / rapat

VI. Spesifikasi Alat

RICE HULLER

YANMAR

Rice Huller

Type : Combination

Model : HW – 60

MFG : 72790

YANMAR DIESEL ENGINE CO. LTD

OSAKA JAPAN

VII. Keselamatan kerja

 

VIII. Data lain

 

III Metode Pembelajaran

· ceramah

· tanyajawab

· diskusi

· demonstrasi

· kerja kelompok

· proyek

· tugas

· praktikum

 

IV Langkah-langkah Pembelajaran

1 Kegiatan Awal

- ucapan salam

- melakukan presensi siswa

- menyapaikan pokok materi

- pre tes secara lisan

2 Kegiatan Inti

- menerangkan tentang teori dasar alat mesin pengupas kulit gabah (husker)

- menerangkan macam, jenis dan fungsi alat mesin alat mesin pengupas kulit gabah (husker)

- menerangkan bagian-bagian alat mesin alat mesin pengupas kulit gabah (husker)

- menerangkan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara mengatasinya pada alat mesin alat mesin pengupas kulit gabah (husker)

- menerangkan dan memperagakan cara pengoperasikan alat alat mesin pengupas kulit gabah (husker)

sesuai prosedur

- menerangkan keselamatan kerja

3 Kegiatan Akhir

- pos tes secara lisan

- pemberian tugas

- ucapan salam

 

V Alat / Bahan Pembelajaran

Alat Pembelajaran

1. Rice Huller ( husker )

2. Kelengkapannya

Bahan Pembelajaran

· Bentuk, Macam dan fungsi

· Prinsip dan mekanisme kerja

· Spesifikasi dan bagian-bagian

· Gangguan dan cara mengatasi

· Keselamatan kerja

· Sifat dan bhp

· Persiapan bhp

· Karakteristik alat mesin

· Langkah kerja

· penyetelan

· Factor-faktor yang mempengaruhi

· Perawatan berkala

· Pengecekan dan penyetelan

· Penyebab kerusakan dan akibatnya

· Teknik perbaikan

· Peraturan keselamatan kerja

VI Penilaian :

 

1). Tes Lisan

 

Jelaskan dan tunjukkan !: Bentuk, Macam, fungsi, Prinsip, mekanisme kerja, Spesifikasi, bagian-bagian, Gangguan, cara mengatasi dan Keselamatan kerja !

 

2). Tes Tulis

 

Sukorambi, 22 Januari 2009

Kepala Sekolah                                   Guru

Drs. Rinoto, M.Si. Mohammad Sholeh

Nip:                                            Nip. 131470348

RPP Mengoperasikan alat mesin pemutih dan pengkilap beras

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

 

 

Mata Pelajaran : Pengoperasian Alat Mesin Penanganan Hasil Pertanian ( PAM PHP)

Kelas / Semester : 11/gasal/genap

Alokasi Waktu : 8 Jam Pelajaran

Standar Kompetensi : Mengoperasikan alat mesin pemutih dan pengkilap beras (whitener, polisher, and humidifyer)

Kompetensi Dasar : 1. Mempersiapkan pekerjaan pemutihan dan pengkilapan beras

2. Memilih jenis whitener, polisher, dan humidifier

3. Mengoperasikan alat mesin pemutih dan pengkilap beras

4. Menyelesaikan pekerjaan dan merawat alat mesin pemutih dan pengkilap beras

Indikator :

  1. Prosedur pemeriksaan kondisi dan kelengkapan alat mesin pemutih dan pengkilap beras (whitener, polisher, and humidifyer) dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk
  2. Kesiapan alat mesin pemutih dan pengkilap beras diperiksa secara teliti
  3. Kondisi beras dikenali dengan baik untuk meningkatkan efisiensi pengoperasian alat mesin
  4. Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja
  5. Prosedur pemilihan jenis whitener, polisher, dan humidifyer dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk
  6. Alat mesin pemutih dan pengkilap beras diidentifikasi dan dibedakan berdasarkan spesifikasi teknis dan kapasitas.
  7. Karakteristik grader dan sifter diidentifikasi dan dibedakan berdasarkan spesifikasi teknis dan kapasitas
  8. Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja
  9. Prosedur pengoperasian alat mesin pemutih dan pengkilap beras dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk.
  10. Alat mesin pemutih dan pengkilap beras dioperasikan dengan benar dengan meminimalkan kehilangan waktu kerja
  11. Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja
  12. Kondisi akhir pemutihan dan pengkilapan beras diperoleh sesuai standar
  13. Prosedur perawatan alat mesin pemutih dan pengkilap beras dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk
  14. Alat mesin pemutih dan pengkilap beras diperiksa secara teliti, terutama pada bagian yang bergerak relatif
  15. Kerusakan ringan segera diperbaiki agar alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit berfungsi dengan baik dan layak untuk dioperasikan
  16. Mengisi formulir laporan pekerjaan yang telah ditentukan

I Tujuan Pembelajaran :

 

  1. siswa dapat memahami teori dasar pemutih dan pengkilap beras (whitener, polisher, and humidifyer)
  2. siswa dapat menjelaskan macam, jenis dan fungsi alat mesin pemutih dan pengkilap beras (whitener, polisher, and humidifyer)
  3. siswa dapat menyebutkan bagian-bagian alat mesin pemutih dan pengkilap beras (whitener, polisher, and humidifyer)
  4. siswa dapat menjelaskan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara mengatasinya pada alat mesin pemutih dan pengkilap beras (whitener, polisher, and humidifyer)
  5. siswa dapat mengoperasikan alat mesin pemutih dan pengkilap beras (whitener, polisher, and humidifyer) sesuai prosedur
  6. siswa mampu bekerja sesuai dengan keselamatan kerja

 

II Materi Ajar

RICE POLISHER

I—Fungsi

Untuk memutuhkan beras pecah kulit

II—Bagian – bagian Alat

  1. Hoper : untuk menampung bahan
  2. Mesin diesel : untuk menggerakkan polisher dengan cara digabungkan dengan sabuk datar
  3. Pintu hopper : untuk membuka dan menutup hopper
  4. Lead Roll : untuk menyebarkan beras kepemoles / pemutih
  5. Pully :
  6. Saluran udara penghembus katul
  7. Stator / saringan : untuk menyaring beras pecah kulit
  8. Rotor : untuk memutihkan beras yang terdapat di dalam stator
  9. Saluran pengeluaran beras putih
  10. Bandul pemberat : untuk memutihkan beras
  11. Blower : untuk menghembuskan udara
  12. Saluran katul

III—Prinsip Kerja

~ Gesekkan bahan oleh putaran rotordan stator.

IV—Mekanisme Kerja

  1. Siapkan alat dan bahan
  2. hidupkan mesin Diesel
  3. masukkan bahan ke hopper
  4. membuka pintu hopper
  5. mengatur lead roll
  6. mengatur bandul pemberat
  7. menampung beras putih
  8. tampung katul
  9. Matikan mesin Diesel

V—

Gangguan Kerja

~ Bahan bakar (solar) habis

~ tali sabuk putus

~ Alat pemutih bocor

~ Lead roll

VI—

Cara Mengatasinya

~ mesin di matikan dulu, isi bahan bakar denan alat corong dan sareingan, keluarkan gelembung udara yang ada di dalam gelas ukur

~ Danti / disambung dengan sabuk

diganti dengan yang baru / di las

di perbaiki dengan cara diputar / dianti

VII—Spesifikasi Alat

SATAKE RICE MACHINE

TYPE : BBA

KW : 11

Class : 15A

RPM : 900

NO : 94 P 000 PL

c SATAKE ENGINEERING CO. , LTD.

c HEAD OFFICE ÞUENO RAITO – TOKYO

c HEAD FACTORY Þ SAIJO – CHO KAMO – GUNHIROSHIMA – KEN

VIII—Keselamatan Kerja

IX—Data Lain

 

III Metode Pembelajaran

· ceramah

· tanyajawab

· diskusi

· demonstrasi

· kerja kelompok

· proyek

· tugas

· praktikum

 

IV Langkah-langkah Pembelajaran

1 Kegiatan Awal

- ucapan salam

- melakukan presensi siswa

- menyapaikan pokok materi

- pre tes secara lisan

2 Kegiatan Inti

- menerangkan tentang teori dasar pemutih dan pengkilap beras (whitener, polisher, and humidifyer)

- menerangkan macam, jenis dan fungsi alat mesin pemutih dan pengkilap beras (whitener, polisher, and humidifyer)

- menerangkan bagian-bagian alat mesin pemutih dan pengkilap beras (whitener, polisher, and humidifyer)

- menerangkan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara mengatasinya pada alat mesin pemutih dan pengkilap beras (whitener, polisher, and humidifyer)

- menerangkan dan memperagakan cara pengoperasikan alat mesin pemutih dan pengkilap beras (whitener, polisher, and humidifyer) sesuai prosedur

- menerangkan keselamatan kerja

3 Kegiatan Akhir

- pos tes secara lisan

- pemberian tugas

- ucapan salam

V Alat / Bahan Pembelajaran

Alat Pembelajaran

1. Rice Polisher

2. kelegkapannya

Bahan Pembelajaran

teori dasar pemutih dan pengkilap beras (whitener, polisher, and humidifyer)

· Bentuk, Macam dan fungsi

· Prinsip dan mekanisme kerja

· Spesifikasi dan bagian-bagian

· Gangguan dan cara mengatasi

· Keselamatan kerja

· Sifat dan bhp

· Persiapan bhp

· Karakteristik alat mesin

· Langkah kerja

· penyetelan

· Factor-faktor yang mempengaruhi

· Perawatan berkala

· Pengecekan dan penyetelan

· Penyebab kerusakan dan akibatnya

· Teknik perbaikan

· Peraturan keselamatan kerja

 

VI Penilaian :

 

1). Tes Lisan

 

Jelaskan , tunjukkan, Bentuk, Macam, fungsi, Prinsip, mekanisme kerja, Spesifikasi, bagian-bagian, Gangguan, cara mengatasi dan Keselamatan kerja !

 

2). Tes Tulis

 

Sukorambi, 13 Nopember 2010

Kepala Sekolah                                         Guru

Drs. Rinoto, M.Si. Mohammad Sholeh

Nip:                                                Nip. 131470348

RPP Mengoperasikan alat mesin perontok

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

 

 

Mata Pelajaran : Pengoperasian Alat Mesin Penanganan Hasil Pertanian ( PAM PHP)

Kelas / Semester : 11/gasal/genap

Alokasi Waktu : 8 Jam Pelajaran

Standar Kompetensi : Mengoperasikan alat mesin perontok padi full mekanis (motor thresher)

Kompetensi Dasar : 1. Mempersiapkan pekerjaan perontokan padi

2. Memasang pisau pemotong

3. Mengoperasikan alat mesin perontok padi

4. Menyelesaikan pekerjaan dan merawat alat mesin perontok padi

Indikator :

1) Prosedur pemeriksaan kondisi dan kelengkapan alat mesin perontok padi full mekanis (motor thresher) dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk

2) Kesiapan alat mesin perontok padi diperiksa secara teliti

3) Alat mesin perontok padi dibawa dari garasi ke lahan dengan benar

4) Kondisi padi dikenali dengan baik untuk meningkatkan efisiensi pengoperasian alat mesin

5) Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja

6) Prosedur -pemasangan pisau pemotong dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk

7) Alat mesin perontok padi diidentifikasi dan dibedakan berdasarkan spesifikasi teknis dan kapasitas.

8) Karakteristik pisau pemotong diidentifikasi dan dibedakan berdasarkan spesifikasi teknis dan kapasitas

9) Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja

10) Prosedur pengoperasian alat mesin perontok padi dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk.

11) Alat mesin perontok padi dioperasikan dengan benar dengan meminimalkan kehilangan waktu kerja

12) Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja

13) Kondisi akhir perontokan padi diperoleh sesuai standar

14) Prosedur perawatan alat mesin perontok padi dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk

15) Alat mesin perontok padi diperiksa secara teliti, terutama pada bagian yang bergerak relatif

16) Kerusakan ringan segera diperbaiki agar alat mesin perontok padi berfungsi dengan baik dan layak untuk dioperasikan

17) Mengisi formulir laporan pekerjaan yang telah ditentukan

 

I Tujuan Pembelajaran :

 

1. siswa dapat memahami teori dasar perontok padi full mekanis (motor thresher)

2. siswa dapat menjelaskan macam, jenis dan fungsi alat mesin perontok padi full mekanis (motor thresher)

3. siswa dapat menyebutkan bagian-bagian alat mesin perontok padi full mekanis (motor thresher)

4. siswa dapat menjelaskan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara mengatasinya pada alat mesin perontok padi full mekanis (motor thresher)

5. siswa dapat mengoperasikan alat mesin perontok padi full mekanis (motor thresher)

sesuai prosedur

6. siswa mampu bekerja sesuai dengan keselamatan kerja

 

4. Materi Ajar

PADDY TRESHER

I—Fungsi

Untuk merontokkan padi dari batangnya

 

II—Bagian – bagian Alat

  1. Motor penggerak : Sebagai penggerak paddy tresher
  2. Pully : Sebagai penerus putaran V Belt
  3. Saluran pemasukan batang padi : sebagai tempat memasukan padi saat akan dirontokkan
  4. Tutup silinder : untuk menjangkau sebaran padi supaya tidak semerawut
  5. Silinder perontok : untuk merontokkan padi
  6. Saluran batang padi (kasar): sebagai tempat sisa batang perontok padi yang kasar
  7. Saluran batang padi (halus) : sebagai tempat pembuangan sisa batang padi yang halus
  8. Pully poros (Blower) : sebagai penggerak Blower
  9. V- belt : sebagai menghubungkan puly
  10. Sarangan : untuk menyaring padi agar terpisah dari kotoran (sisa batang )
  11. Pengatur udara : untuk mengatur besar – kecilnya udara yang masuk / menghembuskan di blower
  12. Saluran padi (gabah) : untuk mengeluarkanpadi yang sudah tergiling (dirontokkan)

III—Prinsip kerja

Perontokan gabah dari batang padi pleh pemukulan silinder perontok yang bergigi

IV—Mekanisme kerja

  1. Menyiapkan ala6t dan bahan
  2. Menghidupkan motor
  3. Memasukkanbatang padi kesaluran pemasukan
  4. Menampung gabah yang masih perontokan
  5. Memisahkan gabah yang masih bercampur dengan kotoran
  6. Bila selesai motor di matikan dan alat di bersihkan

V—

Gangguan Kerja

- Motor pengerak mati

- V-belt

- Blower tedak bergerak

VI—

Cara memperbaikkan

- Cek saluran bahan bakar, busi

- Jika V-belt sudah parah harus diganti

- Cek baut – baut pada blower tersebut

VII—Spesifikasi Alat

PADDY TRESHER

AGRINDO

Type : I P

KW : 8,9

Class : 500

RPM : 500,650

PT. ANGRINDO

BAMBE DRIYOREJO, GRESIK

 

5. Metode Pembelajaran

· ceramah

· tanyajawab

· diskusi

· demonstrasi

· kerja kelompok

· proyek

· tugas

· praktikum

 

6. Langkah-langkah Pembelajaran

a. Kegiatan Awal

- ucapan salam

- melakukan presensi siswa

- menyapaikan pokok materi

- pre tes secara lisan

b. Kegiatan Inti

- menerangkan tentang teori dasar perontok padi full mekanis (motor thresher)

- menerangkan macam, jenis dan fungsi alat mesin perontok padi full mekanis (motor thresher)

- menerangkan bagian-bagian alat mesin perontok padi full mekanis (motor thresher)

- menerangkan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara mengatasinya pada alat mesin perontok padi full mekanis (motor thresher)

- menerangkan dan memperagakan cara pengoperasikan alat mesin perontok padi full mekanis (motor thresher)

sesuai prosedur

- menerangkan keselamatan kerja

c. Kegiatan Akhir

- pos tes secara lisan

- pemberian tugas

- ucapan salam

 

7. Alat / Bahan Pembelajaran

Alat Pembelajaran

1. Paddy Tresher

2. kelengkapannya

Bahan Pembelajaran

· teori dasar perontok padi full mekanis (motor thresher)

· Bentuk, Macam dan fungsi

· Prinsip dan mekanisme kerja

· Spesifikasi dan bagian-bagian

· Gangguan dan cara mengatasi

· Keselamatan kerja

· Sifat dan bhp

· Persiapan bhp

· Karakteristik alat mesin

· Langkah kerja

· penyetelan

· Factor-faktor yang mempengaruhi

· Perawatan berkala

· Pengecekan dan penyetelan

· Penyebab kerusakan dan akibatnya

· Teknik perbaikan

· Peraturan keselamatan kerja

 

8. Penilaian :

 

1). Tes Lisan

 

Jelaskan , tunjukkan, Bentuk, Macam, fungsi, Prinsip, mekanisme kerja, Spesifikasi, bagian-bagian, Gangguan, cara mengatasi dan Keselamatan kerja !

 

2). Tes Tulis

 

Sukorambi, 13 Nopember 2010

Kepala Sekolah                                               Guru

Drs. Rinoto, M.Si. Mohammad Sholeh

Nip:                                                      Nip. 131470348

RPP Mengoperasikan alat mesin pemipil jagung

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

 

 

Mata Pelajaran : Pengoperasian Alat Mesin Penanganan Hasil Pertanian ( PAM PHP)

Kelas / Semester : 11/gasal/genap

Alokasi Waktu : 8 Jam Pelajaran

Standar Kompetensi : Mengoperasikan alat mesin pemipil jagung tipe piringan

Kompetensi Dasar : 1. Mempersiapkan pekerjaan pemipilan jagung

2. Memasang piringan

3. Mengoperasikan alat mesin pemipil jagung tipe piringan

4. Menyelesaikan pekerjaan dan merawat alat mesin pemipil jagung tipe piringan

Indikator :

 

1) Prosedur pemeriksaan kondisi dan kelengkapan alat mesin pemipil jagung tipe piringan dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk

2) Kesiapan alat mesin pemipil jagung tipe piringan diperiksa secara teliti

3) Alat mesin pemipil jagung tipe piringan dibawa dari garasi ke lahan dengan benar

4) Kondisi jagung dikenali dengan baik untuk meningkatkan efisiensi pengoperasian alat mesin

5) Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja

6) Prosedur pemasangan piringan dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk

7) Alat mesin pemipil jagung tipe piringan diidentifikasi dan dibedakan berdasarkan spesifikasi teknis dan kapasitas.

8) Karakteristik piringan diidentifikasi dan dibedakan berdasarkan spesifikasi teknis dan kapasitas

9) Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja

10) Prosedur pengoperasian alat mesin pemipil jagung tipe piringan dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk.

11) Alat mesin pemipil jagung tipe piringan dioperasikan dengan benar dengan meminimalkan kehilangan waktu kerja

12) Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja

13) Kondisi akhir pemipilan jagung diperoleh sesuai standar

14) Prosedur perawatan alat mesin pemipil jagung tipe piringan dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk

15) Alat mesin pemipil jagung tipe piringan diperiksa secara teliti, terutama pada bagian yang bergerak relatif

16) Kerusakan ringan segera diperbaiki agar alat mesin pemipil jagung tipe piringan berfungsi dengan baik dan layak untuk dioperasikan

17) Mengisi formulir laporan pekerjaan yang telah ditentukan

 

I Tujuan Pembelajaran :

 

1) siswa dapat memahami teori dasar pemipil jagung tipe piringan

2) siswa dapat menjelaskan macam, jenis dan fungsi alat mesin pemipil jagung tipe piringan

3) siswa dapat menyebutkan bagian-bagian alat mesin pemipil jagung tipe piringan

4) siswa dapat menjelaskan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara mengatasinya pada alat mesin pemipil jagung tipe piringan

5) siswa dapat mengoperasikan alat mesin pemipil jagung tipe piringan sesuai prosedur

6) siswa mampu bekerja sesuai dengan keselamatan kerja

 

II Materi Ajar

PEMIPIL JAGUNG

I—Fungsi

Untuk melepaskan biji jagung dari janggelnya

 

II—Bagian – bagian Alat

  1. Hopper ~ untuk menampung bahan
  2. Silrnoir / ruang pemipil ~ untuk memipil jagung dan memisahkan dari kotoran dan janggel
  3. Saluran penggeluaran hasil pemipilan ~ untuk menampung jagung yang dipipilkan
  4. saluran pengeluaran janggel ~ menampung pengeluaran dari pada janggel

 

III—Prinsip Kerja

Pemipilan jagung oleh silinderbewrgigi yang berputar

 

IV—Mekanisme Kerja

  1. menyiapkan alat dan bahan
  2. menghidupkan motor
  3. memasukkan tongkol jagung
  4. menampung hasil jagung pipilan dan janggel
  5. setelah selesai dibersihkan

 

V —

Gangguan Kerja

 

 

 

 

 

 

VI—

Cara mengatasi

 

 

 

 

 

 

 

VII—Keselamatan kerja

VIII—Spesifikasi Alat

IX—Data lain

 

III Metode Pembelajaran

· ceramah

· tanyajawab

· diskusi

· demonstrasi

· kerja kelompok

· proyek

· tugas

· praktikum

 

IV Langkah-langkah Pembelajaran

1 Kegiatan Awal

- ucapan salam

- melakukan presensi siswa

- menyapaikan pokok materi

- pre tes secara lisan

2 Kegiatan Inti

- menerangkan tentang teori dasar pemipil jagung tipe piringan

- menerangkan macam, jenis dan fungsi alat mesin pemipil jagung tipe piringan

- menerangkan bagian-bagian alat mesin pemipil jagung tipe piringan

- menerangkan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara mengatasinya pada alat mesin pemipil jagung tipe piringan

- menerangkan dan memperagakan cara pengoperasikan alat mesin pemipil jagung tipe piringan sesuai prosedur

- menerangkan keselamatan kerja

3 Kegiatan Akhir

- pos tes secara lisan

- pemberian tugas

- ucapan salam

 

V Alat / Bahan Pembelajaran

Alat Pembelajaran

1. pemipil jagung tipe piringan

2. kelengkapannya

Bahan Pembelajaran

· Bentuk, Macam dan fungsi

· Prinsip dan mekanisme kerja

· Spesifikasi dan bagian-bagian

· Gangguan dan cara mengatasi

· Keselamatan kerja

· Sifat dan bhp

· Persiapan bhp

· Karakteristik alat mesin

· Langkah kerja

· penyetelan

· Factor-faktor yang mempengaruhi

· Perawatan berkala

· Pengecekan dan penyetelan

· Penyebab kerusakan dan akibatnya

· Teknik perbaikan

· Peraturan keselamatan kerja

 

VI Penilaian :

 

1). Tes Lisan

 

Jelaskan , tunjukkan, Bentuk, Macam, fungsi, Prinsip, mekanisme kerja, Spesifikasi, bagian-bagian, Gangguan, cara mengatasi dan Keselamatan kerja !

 

2). Tes Tulis

 

Sukorambi, 13 Nopember 2010

Kepala Sekolah                                            Guru

Drs. Rinoto, M.Si. Mohammad Sholeh

Nip:                                                     Nip. 131470348

RPP Pengoperasian alat mesin pembungkus dan pengemas

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

 

Mata Pelajaran : Pengoperasian Alat Mesin Penanganan Hasil Pertanian ( PAM PHP)

Kelas / Semester : 11/gasal/genap

Alokasi Waktu : 8 Jam Pelajaran

Standar Kompetensi : Pengoperasian alat mesin pembungkus dan pengemas

Kompetensi Dasar : Mengoperasikan alat mesin pembungkus dan pengemas

Indicator : Mampu mengoperasikan alat mesin pembungkus dan pengemas

 

I Tujuan Pembelajaran :

 

1 siswa dapat menyebutkan fungsi mesin alat pembungkus dan pengemas

2 siswa dapat menjelaskan macam, jenis mesin alat pembungkus dan pengemas

3 siswa dapat menyebutkan bagian-bagian alat mesin pembungkus dan pengemas

4 siswa dapat menjelaskan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara mengatasinya pada alat mesin pembungkus dan pengemas

5 siswa dapat mengoperasikan alat mesin pembungkus dan pengemas

6 siswa dapat menghitung prosentase overlap dalam menghitung kekuatan sambungan kaleng

7 siswa mampu bekerja sesuai dengan keselamatan kerja

 

II Materi Ajar

 

Mesin/alat pembungkus dan pengemas adalah mesin/alat yang digunakan untuk proses pembungkusan dan pengemasan suatu produk

Macam mesin alat pembungkus dan pengemas :

1. mesin/alat pembuat kaleng

2. mesin/alat penutup botol

3. mesin/alat penutup kantong plastik (bagging machine)

4. mesin/alat pengelak plastic

Mesin/alat pembuat badan kaleng terdiri dari :

  1. shearing machine
  2. double punching machine
  3. rolling machine
  4. power borning press
  5. auto flanging machine

Mesin/alat pembuat tutup kaleng

  1. pembuat tutup kaleng dengan tangan
  2. pembuat tutupkaleng otomatis (inclinable and cluring machine)

Prosentase overlap adalah prosentase tekukan antara badan kaleng dengan tutup kaleng lekukan ganda.

Dengan rumus : Prosentase overlap = a / b x 100 %

Keterangan :

. a = X+Y+(1,1)TTK-TL

. b = TL-(2,2)TTK-(1,1)TBK

X = tekukan badan kaleng

Y = tekukan tutup kaleng

TL = tinggi lipatan

TTK = tebal tutup kaleng

TBK = tebal badan kaleng

Mesin/alat penutup botol

  1. penutup botol dengan tangan (sederhana)
  2. penutup botol otomatis

Mesin alat penutup kantong/karung (bagging machine)

  1. Portable

- tanpa konveyor

- dengan konveyor

  1. Komersiel

Mesin/alat pengelak plastic

  1. pengelak sederhana
  2. pengelak vacum

 

III Metode Pembelajaran

 

· ceramah

· tanyajawab

· diskusi

· demonstrasi

· kerja kelompok

· proyek

· tugas

· praktikum

 

IV Langkah-langkah Pembelajaran

 

1 Kegiatan Awal

- ucapan salam

- melakukan presensi siswa

- menyampaikan pokok materi

- pre tes secara lisan

2 Kegiatan Inti

- menerangkan tentang fungsi alat/mesin pembungkus dan pengemas

- menerangkan macam, jenis pembungkus dan pengemas

- menerangkan bagian-bagian alat mesin pembungkus dan pengemas

- menerangkan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara mengatasinya pada alat mesin pembungkus dan pengemas

- menerangkan dan memperagakan cara pengoperasikan alat mesin pembungkus dan pengemas sesuai prosedur

- menerangkan keselamatan kerja

 

3 Kegiatan Akhir

- pos tes secara lisan

- pemberian tugas

- ucapan salam

 

V Alat / Bahan Pembelajaran

 

Alat Pembelajaran

1. mesin/alat pembuat kaleng

2. mesin/alat penutup botol

3. mesin/alat penutup kantong plastik (bagging machine)

4. mesin/alat pengelak plastic

Bahan Pembelajaran

· menghitung overlap kaleng

· Bentuk, Macam dan fungsi

· Prinsip dan mekanisme kerja

· Spesifikasi dan bagian-bagian

· Gangguan dan cara mengatasi

· Keselamatan kerja

· Sifat dan bhp

· Persiapan bhp

· Karakteristik alat mesin

· Langkah kerja

· penyetelan

· Factor-faktor yang mempengaruhi

· Perawatan berkala

· Pengecekan dan penyetelan

· Penyebab kerusakan dan akibatnya

· Teknik perbaikan

· Peraturan keselamatan kerja

 

 

VI Penilaian :

 

1). Tes Lisan

 

Jelaskan , tunjukkan, Bentuk, Macam, fungsi, Prinsip, mekanisme kerja, Spesifikasi, bagian-bagian, Gangguan, cara mengatasi dan Keselamatan kerja !

 

 

 

 

2). Tes Tulis

 

  1. berikan pengertian istilah berikut :

- shearing machine

- double punching machine

- rolling machine

- power borning press

- auto flanging machine

2.

 

Sukorambi, 13 Nopember 2010

Kepala Sekolah                                             Guru

Drs. Rinoto, M.Si. Mohammad Sholeh

Nip:                                                    Nip. 131470348

RPP Mengoperasikan alat mesin sortasi

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Mata Pelajaran : Pengoperasian Alat Mesin Penanganan Hasil Pertanian ( PAM PHP)

Kelas / Semester : 10/gasal/genap

Alokasi Waktu : 8 Jam Pelajaran

Standar Kompetensi : Mengoperasikan alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit (husk aspirator)

Kompetensi Dasar : 1. Mempersiapkan pekerjaan sortasi

2. Memasang husk aspirator

3. Mengoperasikan alat mesin sortasi

4. Menyelesaikan pekerjaan dan merawat alat mesin sortasi

Indikator :

  1. Prosedur pemeriksaan kondisi dan kelengkapan alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit (husk aspirator)dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk
  2. Kesiapan alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit diperiksa secara teliti
  3. Kondisi sekam dan beras pecah kulit dikenali dengan baik untuk meningkatkan efisiensi pengoperasian alat mesin
  4. Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja
  5. Prosedur pemilihan tipe husk aspirator dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk
  6. Alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit diidentifikasi dan dibedakan berdasarkan spesifikasi teknis dan kapasitas.
  7. Karakteristik husk aspirator diidentifikasi dan dibedakan berdasarkan spesifikasi teknis dan kapasitas
  8. Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja
  9. Prosedur pengoperasian alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk.
  10. Alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit dioperasikan dengan benar dengan meminimalkan kehilangan waktu kerja
  11. Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja
  12. Kondisi akhir sortasi diperoleh sesuai standar
  13. Prosedur perawatan alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk
  14. Alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit diperiksa secara teliti, terutama pada bagian yang bergerak relatif
  15. Kerusakan ringan segera diperbaiki agar alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit berfungsi dengan baik dan layak untuk dioperasikan
  16. Mengisi formulir laporan pekerjaan yang telah ditentukan

I Tujuan Pembelajaran :

  1. siswa dapat memahami teori dasar sortasi sekam dan beras pecah kulit (husk aspirator)
  2. siswa dapat menjelaskan macam, jenis dan fungsi alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit (husk aspirator)
  3. siswa dapat menyebutkan bagian-bagian alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit (husk aspirator)
  4. siswa dapat menjelaskan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara mengatasinya pada alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit (husk aspirator)
  5. siswa dapat mengoperasikan alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit (husk aspirator) sesuai prosedur
  6. siswa mampu bekerja sesuai dengan keselamatan kerja

II Materi Ajar

RICE HULLER

I. Fungsi

Rice Huller berfungsi: sebagai alat mesin pengupas kulit gabah menjadi beras pecah kulit dan sekam

II. Bagian-bagian Alat:

  1. Hopper : untuk munampung gabah
  2. Pintu Pembuka dan Penutup : untuk membuka & menutup aliran gabah dari hopper ke ruang pengkupas (Rubber Roll)
  3. Lead Roll : untuk mengebarkan gabah ke pengkupas (Rubber Roll)
  4. Rubber Roll (ada 2 buah) : untuk mengkupas / pengkupas kulit gabah (sekam)
  5. Tangkai Pembuka Kasar : Membuka / merenggangkan / merapatkan Rubber Roll secara kasar
  6. Tangkai Pembuka Halus : untuk membuka / merenggangkan rubber roll secara halus
  7. Gear Box : untuk transmisi yang mengatur kecepatan dan arah putaran
  8. Pully Penggerak : tempat V- belt
  9. V-belt : untuk menghubungkan motor penggerak dengan mesin

10. Motor Listrik : sumber tenaga penggerak

11. Saluran Pengeluaran Depan : sebagai saluran penggeluaran beras

Pecah kulit

12. Saluran Pengeluaran Belakang : untuk mengeluarkan sekam

13. Saluran Pengeluaran Gabah ½ isi

14. Pengatur Udara : untuk memperbesar / memperkecil saluran pengembus udara

15. Rongga Udara

III. Prinsip kerja

Pengupasan kulit gabah oleh gesekan antara 2 buah Rubber Roll yang berputar berlawanan arah dengan gabah

IV. Mekanisme kerja

  1. Menyiapkan bahan dan alat
  2. Menimbang bahan
  3. Memasukkan bahan keHopper
  4. Menghidupkan motor poenggerak
  5. Mengatur tangkai pengatur kasar
  6. Membuka saluran pembuka Hopper.
  7. Mengatur Lead Roll
  8. Mengatur tangkai pengatur halus sesuai hasil yang diharapkan
  9. Mengatur udara.

10. Mengatur hasil pada saluran pengeluaran beras pecah kulit.

11. Membawa hasilnya ke Rice Poliser

Gangguan Kerja

Cara Mengatasi

Listrik mati

Tangkai pengatur kendor / kuarng pas

Pengatur Lead Roll kurang pas

Rubebber Roll kendar / rapat

VI. Spesifikasi Alat

RICE HULLER

YANMAR

Rice Huller

Type : Combination

Model : HW – 60

MFG : 72790

YANMAR DIESEL ENGINE CO. LTD

OSAKA JAPAN

VII. Keselamatan kerja

VIII. Data lain

III Metode Pembelajaran

· ceramah

· tanyajawab

· diskusi

· demonstrasi

· kerja kelompok

· proyek

· tugas

· praktikum

IV Langkah-langkah Pembelajaran

1 Kegiatan Awal

- ucapan salam

- melakukan presensi siswa

- menyapaikan pokok materi

- pre tes secara lisan

2 Kegiatan Inti

- menerangkan tentang teori dasar sortasi sekam dan beras pecah kulit (husk aspirator)

- menerangkan macam, jenis dan fungsi alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit (husk aspirator)

- menerangkan bagian-bagian alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit (husk aspirator)

- menerangkan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara mengatasinya pada alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit (husk aspirator)

- menerangkan dan memperagakan cara pengoperasikan alat mesin sortasi sekam dan beras pecah kulit (husk aspirator) sesuai prosedur

- menerangkan keselamatan kerja

3 Kegiatan Akhir

- pos tes secara lisan

- pemberian tugas

- ucapan salam

V Alat / Bahan Pembelajaran

Alat Pembelajaran

1. sortasi sekam dan beras pecah kulit (husk aspirator)

2. kelengkapannya

Bahan Pembelajaran

· teori dasar sortasi sekam dan beras pecah kulit (husk aspirator)

· Bentuk, Macam dan fungsi

· Prinsip dan mekanisme kerja

· Spesifikasi dan bagian-bagian

· Gangguan dan cara mengatasi

· Keselamatan kerja

· Sifat dan bhp

· Persiapan bhp

· Karakteristik alat mesin

· Langkah kerja

· penyetelan

· Factor-faktor yang mempengaruhi

· Perawatan berkala

· Pengecekan dan penyetelan

· Penyebab kerusakan dan akibatnya

· Teknik perbaikan

· Peraturan keselamatan kerja

VI Penilaian :

1). Tes Lisan

Jelaskan , tunjukkan, Bentuk, Macam, fungsi, Prinsip, mekanisme kerja, Spesifikasi, bagian-bagian, Gangguan, cara mengatasi dan Keselamatan kerja !

2). Tes Tulis

Sukorambi, 22 Januari 2009

Kepala Sekolah Guru

Drs. Bambang Irianto, M.Si. Mohammad Sholeh

Nip: 131472724 Nip. 131470348

RPP Mengoperasikan alat mesin penggiling

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

 

Mata Pelajaran : Pengoperasian Alat Mesin Penanganan Hasil Pertanian ( PAM PHP)

Kelas / Semester : 11/gasal/genap

Alokasi Waktu : 8 Jam Pelajaran

Standar Kompetensi : Mengoperasikan alat mesin penggiling (grinder)

Kompetensi Dasar : 1. Mempersiapkan pekerjaan penggilingan

2. Memasang penggiling

3. Mengoperasikan alat mesin penggiling

4. Menyelesaikan pekerjaan dan merawat alat mesin penggiling

Indikator :

  1. Prosedur pemeriksaan kondisi dan kelengkapan alat mesin penggiling (grinder) dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk
  2. Kesiapan alat mesin penggiling diperiksa secara teliti
  3. Kondisi material dikenali dengan baik untuk meningkatkan efisiensi pengoperasian alat mesin
  4. Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja
  5. Prosedur pemasangan tipe grinder dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk
  6. Alat mesin penggiling diidentifikasi dan dibedakan berdasarkan spesifikasi teknis dan kapasitas.
  7. Karakteristik grinder diidentifikasi dan dibedakan berdasarkan spesifikasi teknis dan kapasitas
  8. Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja
  9. Prosedur pengoperasian alat mesin penggiling dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk.
  10. Alat mesin penggiling dioperasikan dengan benar dengan meminimalkan kehilangan waktu kerja
  11. Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja
  12. Kondisi akhir penggilingan diperoleh sesuai standar
  13. Prosedur perawatan alat mesin penggiling dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk
  14. Alat mesin penggiling diperiksa secara teliti, terutama pada bagian yang bergerak relatif
  15. Kerusakan ringan segera diperbaiki agar alat mesin penggiling berfungsi dengan baik dan layak untuk dioperasikan
  16. Mengisi formulir laporan pekerjaan yang telah ditentukan

 

I Tujuan Pembelajaran :

 

  1. siswa dapat memahami teori dasar penggiling (grinder)
  2. siswa dapat menjelaskan macam, jenis dan fungsi alat mesin penggiling (grinder)
  3. siswa dapat menyebutkan bagian-bagian alat mesin penggiling (grinder)
  4. siswa dapat menjelaskan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara mengatasinya pada alat mesin penggiling (grinder)
  5. siswa dapat mengoperasikan alat mesin penggiling (grinder) sesuai prosedur
  6. siswa mampu bekerja sesuai dengan keselamatan kerja

 

II Materi Ajar

GRINDER MILL

I. Fungsi

Untuk menghancurkan atau membuat bahan menjadi halus, seperti kedelai, jagung dan beras

II. Bagian-bagian alat/mesi

1. Hopper : Tempat menampung bahan sebelum digiling

2. Stator : bagian yang tidak bergerak

3. Rotor : bagian yang bergerak

4. Grinder :batu penghancur (ada dua yg bergerak dan yg diam)

5. Pintu pemasukan : untuk mengatur pemasukan bahan ke grinder

6. Pulley : tempat sabuk/ V belt

7. V belt : sabuk penghubung dua buah pulley

8. Motor Bensin : sebagai sumber tenaga penggerak

9. saluran pengeluaran : tempat penyaluran bahan yang telah digiling

10. Tangkai Pengunci ; untuk mengunci stator (tutup grinder)

 

III. Spesifikasi

IV. Mekanisme Kerja

1. menyiapkan alat dan bahan

2. sebelum menghidupkan motor, periksa dulu bahan bakar, olie, busi, karburator dan pendingin

3. hidupkan motor

4. masukkan bahan ke hopper

5. alirkan bahan ke grinder

6. tampung hasil penghancuran

7. setelah selesai, matikan motor

8. bersihkan alat/mesin dan lingkungan sekitarnya

 

V. Gangguan Kerja

VI. Cara mengatasi

VII. Keselamatan Kerja

VIII. Data-data lain

 

III Metode Pembelajaran

· ceramah

· tanyajawab

· diskusi

· demonstrasi

· kerja kelompok

· proyek

· tugas

· praktikum

 

IV Langkah-langkah Pembelajaran

1 Kegiatan Awal

- ucapan salam

- melakukan presensi siswa

- menyapaikan pokok materi

- pre tes secara lisan

2 Kegiatan Inti

- menerangkan tentang teori dasar penggiling (grinder)

- menerangkan macam, jenis dan fungsi alat mesin penggiling (grinder)

- menerangkan bagian-bagian alat mesin penggiling (grinder)

- menerangkan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara mengatasinya pada alat mesin penggiling (grinder)

- menerangkan dan memperagakan cara pengoperasikan alat mesin penggiling (grinder) sesuai prosedur

- menerangkan keselamatan kerja

3 Kegiatan Akhir

- pos tes secara lisan

- pemberian tugas

- ucapan salam

 

V Alat / Bahan Pembelajaran

Alat Pembelajaran

1. penggiling (grinder)

2. kelengkapannya

Bahan Pembelajaran

· Bentuk, Macam dan fungsi

· Prinsip dan mekanisme kerja

· Spesifikasi dan bagian-bagian

· Gangguan dan cara mengatasi

· Keselamatan kerja

· Sifat dan bhp

· Persiapan bhp

· Karakteristik alat mesin

· Langkah kerja

· penyetelan

· Factor-faktor yang mempengaruhi

· Perawatan berkala

· Pengecekan dan penyetelan

· Penyebab kerusakan dan akibatnya

· Teknik perbaikan

· Peraturan keselamatan kerja

 

VI Penilaian :

 

1). Tes Lisan

 

Jelaskan , tunjukkan, Bentuk, Macam, fungsi, Prinsip, mekanisme kerja, Spesifikasi, bagian-bagian, Gangguan, cara mengatasi dan Keselamatan kerja !

 

2). Tes Tulis

 

Sukorambi, 13 Nopember 2010

Kepala Sekolah                                      Guru

Drs. Rinoto, M.Si. Mohammad Sholeh

Nip:                                               Nip. 131470348

RPP alat mesin sortasi

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

 

 

Mata Pelajaran : Pengoperasian Alat Mesin Penanganan Hasil Pertanian ( PAM PHP)

Kelas / Semester : 11/gasal/genap

Alokasi Waktu : 8 Jam Pelajaran

Standar Kompetensi : Mengoperasikan alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit (paddy separator)

Kompetensi Dasar : 1. Mempersiapkan pekerjaan sortasi

2. Memasang ayakan

3. Mengoperasikan alat mesin sortasi

4. Menyelesaikan pekerjaan dan merawat alat mesin sortasi

Indikator :

1) Prosedur pemeriksaan kondisi dan kelengkapan alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit (paddy separator) dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk

2) Kesiapan alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit diperiksa secara teliti

3) Kondisi gabah dan beras pecah kulit dikenali dengan baik untuk meningkatkan efisiensi pengoperasian alat mesin

4) Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja

5) Prosedur pemasangan ayakan dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk

6) Alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit diidentifikasi dan dibedakan berdasarkan spesifikasi teknis dan kapasitas.

7) Karakteristik alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit diidentifikasi dan dibedakan berdasarkan spesifikasi teknis dan kapasitas

8) Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja

9) Prosedur pengoperasian alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk.

10) Alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit dioperasikan dengan benar dengan meminimalkan kehilangan waktu kerja

11) Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan dan kecelakaan diidentifikasi dan diambil tindakan sesuai prosedur keselamatan kerja

12) Kondisi akhir sortasi diperoleh sesuai standar

13) Prosedur perawatan alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit udara dikuasai dengan benar sesuai Buku Petunjuk

14) Alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit diperiksa secara teliti, terutama pada bagian yang bergerak relatif

15) Kerusakan ringan segera diperbaiki agar alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit berfungsi dengan baik dan layak untuk dioperasikan

16) Mengisi formulir laporan pekerjaan yang telah ditentukan

 

 

I Tujuan Pembelajaran :

 

1) siswa dapat memahami teori dasar sortasi gabah dan beras pecah kulit (paddy separator)

2) siswa dapat menjelaskan macam, jenis dan fungsi alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit (paddy separator)

3) siswa dapat menyebutkan bagian-bagian alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit (paddy separator)

4) siswa dapat menjelaskan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara mengatasinya pada alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit (paddy separator)

5) siswa dapat mengoperasikan alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit (paddy separator) sesuai prosedur

6) siswa mampu bekerja sesuai dengan keselamatan kerja

 

II Materi Ajar

 

PADDY SEPARATOR

I. Fungsi » untuk memisah / mensortasi antara beras utuh, beras

Patah / pecah, dan beras menir (hancur)

» Utuk memisahkan antara gabah dan beras.

II. Bagian – bagian Alat / mesin

1. Hopper : menampung bahan yang akan di pisakkan

2. saluran pemasukan bahan dari hopper ke nampan pemisah

3. Nampan (ada 5 buah ) : untuk memisahkan bahan

4. Pengatur pengeluaran hasil (ada 2) : Untuk mengatur pengeluaran

hasil

5. Tangkai pembuka : untuk membuka saluran pengeluaran

saluran pengeluaran ada 3 :

Saluran 1: saluran pengeluaran beras utuh

Saluran 2: beras patah / pecah

Saluran 3: menir / broken

6. Tangkai pengatur kemiringan nampan pemisah : untuk mengatur

Ktinggian dan kemiringan

7. Motor listrik : sebagai sumber tenaga penggerak

8. Poros engkol / eksentrik : merubah gerak putar menjadi gerak naik,

turun dan maju mundur

III. Prinsip kerja

Pemisakan bahan berdasarkan gerakan alat naik turun, maju mundur yang sangat cepat (gerak arah alat) yang dipengaruhi oleh kecepatan putaran kemiringan nampan, berat jenis bahan, daya lenting bahan dan lekukan nampan.

IV. Mekanisme kerja

1» Menyiapkan alat dan bahan

2» Mengatur kemiringan nampan

3» Memasukan bahan ke hopper

4» Menghidupkan motor penggerak

5» Mengatur saluran pengeluaran

6» Menampan bahan pada masing- masing saluran pengeluaran

7» Matikan motor penggerak dan bersikan alatnya

Gangguan Kerja

Cara mengatasi

 

 

 

 

 

 

 

 

VI. Spesifikasi alat

SATAKE

PADDY SEPARATOR

TYPE: R,PS Class: 10A

KW : 0,4 RPM: 200

No: 171201344

SATAKE ENGEENERING co. LTD

HEAD OFFICE: Ueno Taito – ku Tokyo

HEAD FACTORY: HIGASHIHIROSHIMA – SHI

MADE IN JAPAN

VII. Keselamatan kerja :

VIII. Data lain :

 

III Metode Pembelajaran

· ceramah

· tanyajawab

· diskusi

· demonstrasi

· kerja kelompok

· proyek

· tugas

· praktikum

 

IV Langkah-langkah Pembelajaran

1 Kegiatan Awal

- ucapan salam

- melakukan presensi siswa

- menyapaikan pokok materi

- pre tes secara lisan

2 Kegiatan Inti

- menerangkan tentang teori dasar sortasi gabah dan beras pecah kulit (paddy separator)

- menerangkan macam, jenis dan fungsi alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit (paddy separator)

- menerangkan bagian-bagian alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit (paddy separator)

- menerangkan prinsip kerja, mekanisme kerja, spesifikasi, gangguan kerja ringan dan cara mengatasinya pada alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit (paddy separator)

- menerangkan dan memperagakan cara pengoperasikan alat mesin sortasi gabah dan beras pecah kulit (paddy separator) sesuai prosedur

- menerangkan keselamatan kerja

3 Kegiatan Akhir

- pos tes secara lisan

- pemberian tugas

- ucapan salam

 

V Alat / Bahan Pembelajaran

Alat Pembelajaran

1. PADY SEPARATOR

2. kelengkapannya

Bahan Pembelajaran

· teori dasar sortasi gabah dan beras pecah kulit (paddy separator)

· Bentuk, Macam dan fungsi

· Prinsip dan mekanisme kerja

· Spesifikasi dan bagian-bagian

· Gangguan dan cara mengatasi

· Keselamatan kerja

· Sifat dan bhp

· Persiapan bhp

· Karakteristik alat mesin

· Langkah kerja

· penyetelan

· Factor-faktor yang mempengaruhi

· Perawatan berkala

· Pengecekan dan penyetelan

· Penyebab kerusakan dan akibatnya

· Teknik perbaikan

· Peraturan keselamatan kerja

 

VI Penilaian :

 

1). Tes Lisan

 

Jelaskan , tunjukkan, Bentuk, Macam, fungsi, Prinsip, mekanisme kerja, Spesifikasi, bagian-bagian, Gangguan, cara mengatasi dan Keselamatan kerja !

 

2). Tes Tulis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sukorambi, 13 Nopember 2010

Kepala Sekolah                                       Guru

Drs. Rinoto, M.Si. Mohammad Sholeh

Nip:                                                  Nip. 131470348

KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3)

PENDAHULUAN

Suatu perusahaan yg aman adalah perusahaan yg teratur dan terpelihara dg baik & cepat menjadi terkenal sbg tempat naungan buruh yg baik

Program keselamatan kerja yg baik adalah program yg terpadu dg pekerjaan sehari-hari (rutin), sehg sukar utk dipisahkan satu sama lainnya

Pelajaran ini dimaksudkan utk memberi bimbingan kearah pencegahan kecelakaan pd waktu kita bekerja, pertolongan pertama pd kecelakaan dll

Jenis keselamatan kerja

1. Keselamatan kerja dalam industri (Industrial Safety)

2. Keselamatan kerja di pertambangan (Mining Safety)

3. Keselamatan kerja dalam bangunan (Building & Construction Safety)

4. Keselamatan kerja lalu lintas (Traffic Safety

5. Keselamatan kerja penerbangan (Fligh Safety)

6. Keselamatan kerja kereta api (Railway Safety)

7. Keselamatan kerja di rumah (Home Safety)

8. Keselamatan kerja di kantor (Office Safety)

Arti dan tujuan keselamatan kerja

Menjamin keadaan, keutuhan & kesempurnaan baik jasmaniah maupun rohaniah Manusia serta Hasil Karya & Budayanya, tertuju pd Kesejahteraan Masyarakat pd umumnya & manusia pd khususnya

Yg dimaksud keselamatan kerja

Ialah keselamatan yg berhubungan dg peralatan, tempat kerja & lingkungan, serta cara-cara melakukan pekerjaan

Tujuan keselamatan kerja

1. Melindungi tenaga kerja atas hak keselamatannya dlm melaksanakan pekerjaan

2. Menjamin keselamatan setiap orang yg berada di tempat kerja

3. Sumber produksi dipelihara & dipergunakan secara aman & efisien

Sasaran keselamatan kerja

1. Mencegah terjadinya kecelakaan

2. Mencegah timbulnya penyakit akibat pekerjaan

3. Mencegah/mengurangi kematian

4. Mencegah/mengurangi cacat tetap

5. Mengamankan material, konstruksi, pemakaian, pemeliharaan bangunan, alat2 kerja, mesin2, pesawat2, instalasi2 dsbg

6. Meningkatkan produktifitas kerja tanpa memeras tenaga kerja & menjamin kehidupan produktifnya

7. Mencegah pemborosan tenaga kerja, modal, alat2 & sumber2 produksi lainnya sewaktukerja dsbgnya

8. Menjamin tempat kerja yg sehat, bersih, nyaman & aman shg dpt menimbulkan kegembiraan semangat kerja

9. Memperlancar, meningkatkan & mengamankan produksi, industri serta pembangunan

Kecelakaan-kecelakaan akibat kerja dpt dicegah

1. Peraturan perundangan

2. Standarisasi

3. Pengawasan

4. Penelitian bersifat teknis

5. Riset medis

6. Penelitian psikologis

7. Penelitian secara statistik

8. Pendidikan & latihan2

9. Penggairahan

10. Asuransi, &

11. Usaha keselamatan pd tingkat perusahaan

Tenaga kerja ?

Adalah tiap orang yg mampu melakukan pekerjaan baik di dalam maupun di luar hubungan kerja guna menghasilkan jasa atau barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat

Catatan : Arti tenaga kerja disini sangatlah luas, meliputi semua pejabat negara seperti Presiden, MPR, DPR, TNI, pengusaha, buruh, pekerja dsb

Tempat kerja

Ialah ruangan atau lapangan, tertutup atau terbuka, bergerak atau tetap, dimana tenaga kerja untuk suatu keperluan suatu usaha dan dimana terdapat sumber atau sumber-sumber bahaya, termasuk tempat kerja ; semua ruangan, lapangan, halaman dan sekelilingnya yg merupakan bagian atau yg berhubungan dg tempat kerja tsb

Tempat kerja meliputi darat, laut, dalam tanah & air serta udara

Pekerja harus !

1. Menaati peraturan dan instruksi

2. Memperhatikan instruksi untuk bekerja benar dan aman

3. Bertindak benar, tepat pada waktu terjadi kecelakaan

4. Segera melapor kepada instruktur bila terjadi kecelakaan

5. Menerangkan penyebab terjadinya kecelakaan atau kerusakan

Syarat-syarat keselamatan kerja

a. Mencegah dan mengurangi kecelakaan

b. Mencegah, mengurangi dan memadamkan kebakaran

c. Mencegah dan mengurangi bahaya peledakan

d. Memberi kesempatan atau jalan menyelamatkan diri pada waktu kebakaran atau kejadian lain yg berbahaya

e. Memberi pertolongan pada kecelakaan

f. Memberi alat perlindungan diri kepada para pekerja

g. Mencegah dan mengendalikan timbul atau menyebar luasnya suhu, kelembaban, debu, kotoran, asap, uap, gas, hembusan angin, cuaca sinar atau radiasi, suara dan getaran

h. Mencegah dan mengendalikan timbulnya

penyakit akibat kerja, baik fisik maupun psikis, peracunan infeksi dan penularan

i. Memperoleh penerangan yg cukup & sesuai

J. Menyelenggarakan udara yg cukup

k. Menyelenggarakan suhu & lembab udara yg baik

l. Memelihara kebersihan, keselamatan & kebersihan

m. Memperoleh keserasian antara tenaga kerja dan alat kerja

n. Mengamankan & memperlancar pengangkutan orang, hewan, tanaman dan barang

o. Mengamankan dan memelihara segala jenis bangunan

p. Mengamankan dan memperlancar pekerjaan bongkar muat, perlakuan dan penyimpanan barang

q. Mencegah terkena aliran listrik yang berbahaya

r. Menyesuaikan dan mempergunakan pengamanan pada pekerjaan yg berbahaya

Pengaruh buruk lingkungan terhadap keselamatan kerja

Ø Perkembangan dan kemajuan industri mengakibatkan bertambahnya pencemaran lingkungan

Ø Pencemaran tersebut adalah akibat pembuangan sisa-sisa pabrik selama atau sesudah proses industri berlangsung

Ø Buangan ini dapat berbentuk gas, air, padat, panas, radiasi, bunyi dll

Ø Pada permulaan perkembangan industri belum terasa pengaruh buruk yg timbul. Akan tetapi makin lama makin terasa kerugian-kerugian yg ditimbulkan akibat makin banyaknya zat buangan dari pabrik-pabrik (Industri)

Ø Pabrik-pabrik membuang kotoran & zat-zat kimia ke sungai. Sungai tercemar yg mengakibatkan kehidupan ganggang, ikan & hewan-hewan terganggu dan seterusnya mempengaruhi penyediaan makanan bagi umat manusia

Ø Pengotoran udara menyebabkan kesehatan manusia terganggu. Begitu pula tumbuh-tumbuhan dapat dirusak oleh gas-gas buangan tersebut. Menurut pengalaman, pengotoran air dan udaralah yag paling buruk bagi kesehatan makhluk yg hidup

Ø Seperti pepatah mengatakan, ‘lebih baik mencegah daripada mengobatinya’, begitu pula dengan pencemaran, lebih baik mencegahnya daripada memperbaiki yg diakibatkannya. Akibat dari pencemaran industri menjadi sangat serius, sehingga setiap pencemaran yg dilakukannya lambat atau cepat harus dibayar akibatnya

Ø Pada dasarnya pemulihan kerusakan oleh pencemaran industri memakan waktu yg lama & biaya yg besar. Oleh karena itu adalah lebih baik kita memikirkan hal tersebut, jauh-jauh sebelum terlanjur, agar dengan mempergunakan pengalaman negari-negara lain yg perindustriannya lebih maju kita dapat mengurangi kesalahan-kesalahan yg diperbuat oleh mereka yg industrinya telah berkembang

Pengertian SOP

Pengertian SOP

1. Suatu standar/pedoman tertulis yang dipergunakan untuk mendorong dan menggerakkan suatu kelompok untuk mencapai tujuan organisasi.
2. SOP merupakan tatacara atau tahapan yang dibakukan dan yang harus dilalui untuk menyelesaikan suatu proses kerja tertentu.
Tujuan SOP
1. Agar petugas/pegawai menjaga konsistensi dan tingkat kinerja petugas/pegawai atau tim dalam organisasi atau unit kerja.
2. Agar mengetahui dengan jelas peran dan fungsi tiap-tiap posisi dalam organisasi
3. Memperjelas alur tugas, wewenang dan tanggung jawab dari petugas/pegawai terkait.
4. Melindungi organisasi/unit kerja dan petugas/pegawai dari malpraktek atau kesalahan administrasi lainnya.
5. Untuk menghindari kegagalan/kesalahan, keraguan, duplikasi dan inefisiensi
Fungsi :
1. Memperlancar tugas petugas/pegawai atau tim/unit kerja.
2. Sebagai dasar hukum bila terjadi penyimpangan.
3. Mengetahui dengan jelas hambatan-hambatannya dan mudah dilacak.
4. Mengarahkan petugas/pegawai untuk sama-sama disiplin dalam bekerja.
5. Sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan rutin.
Kapan SOP diperlukan
1. SOP harus sudah ada sebelum suatu pekerjaan dilakukan
2. SOP digunakan untuk menilai apakah pekerjaan tersebut sudah dilakukan dengan baik atau tidak
3. Uji SOP sebelum dijalankan, lakukan revisi jika ada perubahan langkah kerja yang dapat mempengaruhi lingkungan kerja.
Keuntungan adanya SOP
1. SOP yang baik akan menjadi pedoman bagi pelaksana, menjadi alat komunikasi dan pengawasan dan menjadikan pekerjaan diselesaikan secara konsisten
2. Para pegawai akan lebih memiliki percaya diri dalam bekerja dan tahu apa yang harus dicapai dalam setiap pekerjaan
3. SOP juga bisa dipergunakan sebagai salah satu alat trainning dan bisa digunakan untuk mengukur kinerja pegawai.
Dalam menjalankan operasional perusahaan , peran pegawai memiliki kedudukan dan fungsi yang sangat signifikan. Oleh karena itu diperlukan standar-standar operasi prosedur sebagai acuan kerja secara sungguh-sungguh untuk menjadi sumber daya manusia yang profesional, handal sehingga dapat mewujudkan visi dan misi perusahaan.

http://rafhli.multiply.com/journal/item/10