Berpikir Positif

Berpikir Positif

Sebagai tenaga pemasar–marketer di perusahaan farmasi waktu itu, berpikir positif merupakan kekuatan guna keberhasilan di dalam penjualan dan karir. Ketika saya masih menjadi Area Manager untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, yang membawahi beberapa tenaga pemasar di principal, dan berkoordinasi dengan distributor nasional PT. Kimia Farma Trading & Distribution, PT. Anugerah Pharmindo Lestari, dan PT.. Milenium Pharmacon Internasional. Dimana setiap hari, kami harus berkoordinasi dengan salesman distributor guna peningkatan penjualan produk-produk yang kami bawa; maka sikap mental yang kuat untuk berpikir positif guna pencapaian kinerja penjualan yang tinggi harus kami kedepankan.

Tanpa sikap mental positif, sulit bagi kami untuk mencapai penjualan yang tinggi setiap bulannya, dan sukses dalam karir. Sikap mental yang positif ini, kami bangun dari aktifitas setiap harinya, mulai dari jam masuk kerja, dengan mengadakan session morning, yaitu pertemuan pagi hari guna menyemangati tim kami untuk bekerja dengan semangat melalui sharing tips-tips motivasi dan yel-yel wajib. Di sore harinya pun, pasca kunjungan niaga (sales call) pertemuan kami lakukan untuk mengevaluasi kerja harian kunjungan kami ke setiap outlet yang telah direncanakan, pagi harinya.

Sikap mental berpikir positif ini kami bangun dari rasa percaya diri terhadap diri, produk yang ditawarkan, dan perusahaan tempat bekerja. Pertama, rasa percaya diri dibangun dari 1) selalu berpenampilan rapi pada setiap kunjungan niaga–pastikan baju, celana, sepatu anda yang anda pakai dalam keadaan rapi; 2) bersahabat dan ramah pada setiap key person outlet yang kami kunjungi; 3) berpikir positif bahwa anda mampu untuk berhasil, pikirkan keberhasilan, maka anda akan berhasil–you are what you think you are? Jangan pernah terbersit dan terucap bahwa “ini tidak mungkin!” “saya tidak mampu!” “saya akan gagal!” karena anda sendiri yang akan menformat keberhasilan dan kegagalan anda tersebut.

Kedua, yakin akan keunggulan produk yang dijual; untuk itu, informasi produk harus dikuasai oleh seorang tenaga penjual, informasi ini mencakup ciri khusus (feature) dan manfaat yang timbul dari feature tersebut (product benefit). Feature dan benefit produk ini yang akan ditawarkan ke konsumen anda. Seperti feature sebuah kapsul obat bebas prostat yang terbuat dari bahan alami dengan kapsul yang juga terbuat dari bahan alami (Vcaps), berarti benefit bagi pengguna adalah aman dikonsumsi, relatif tanpa efek samping, dan baik dikonsumsi bagi mereka yang vegetarian. Nah, keyakinan dan sikap positif atas keunggulan produk ini harus diyakini dahulu oleh tenega penjual, dan baru kemudian ditawarkan ke pada konsumennya.

Ketiga, rasa positif ini juga harus diyakini terhadap perusahaan tempat wiraniaga bekerja; yaitu yakin bahwa perusahaan akan memberikan imbalan yang pantas berupa incentive, jenjang karir, pelatihan, atau promosi.

Banyak contoh mereka, yang berkarir sebagai seorang tenaga pemasar/wiraniaga di perusahaan manufacturing dan distribusi, yang melandasi kepada ketiga hal positif di atas, hingga saat ini, mereka berhasil dalam karir penjualan. Oleh karenanya, seorang salesman atau wiraniaga harus percaya diri, bergairah, dan bersemanggat dalam menekuni dan menjalankan pekerjaannya; kesuksesan berawal dari sikap positif anda!!!

Salam Sukses……….!

Oleh : Antoni Ludfi Arifin

Sunday, November 23, 2008

posted by Dodi – Ryan @ 9:56:00 AM 0 comments

http://beranigagal.blogspot.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s